6 Tips Memodifikasi Velg Mobil
Banyak orang ingin meningkatkan
penampilan mobil mereka. Mengganti velg OEM dengan yang aftermarket atau velg
racingmenjadi satu langkah yang paling banyak dilakukan, atau bahkan wajib
dilakukan jika ingin tampilan mobil yang berbeda. Namun sayangnya, masih banyak
dari mereka, termasuk anda mungkin, yang masih bingung bagaimana langkah yang
benar dalam mengganti atau memodifikasi velg. Modifikasi velg tidak bisa
dilakukan sembarangan, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan agar tidak
menimbulkan kerugian yang justru akan menghamburkan banyak uang. Berikut adalah
petunjuk dan tips bagaimana memodifikasi velg mobil dengan benar.
- Hal paling penting yang harus
selalu diperhatikan adalah ukuran PCD dari velg tersebut. PCD adalah jarak
antar lubang baut pada velg. Mobil-mobil berjenis city car dan small-size
sedan, biasanya menggunakan ukuran PCD 100, sedangkan untuk kendaraan yang
lebih besar menggunakan 114 ke atas. Jumlah lubangnya pun berbeda-beda,
ada yang 4, 5 ataupun 6.
- Perhatikan ukuran diameter
velg. Beberapa ahli mengatakan bahwa pemilik bisa menambah hingga 2"
dari ukuran velg OEM, missal dari R14 menjadi 16, R15 jadi 17. Penambahan
2" masih memungkinkan karena ban tidak akan mentok ke fender saat
digunakan, meski dalam dunia modifikasi menambahkan 4" masih sangat
dimungkinkan. Untuk mobil berjenis City Car, ukuran maksimal yang bisa
ditoleransi adalah 17, untuk premium sedan maksimal 18" dan untuk SUV
hingga 22". Penambahan diameter yang lebih besar tetap bisa dilakukan
tapi mengharuskan anda untuk melipat atau memotong fender bagian dalam
agar nantinya tidak mentok saat dipakai berkendara.
- Perhatikan soal bahan yang
digunakan. Beberapa velg aftermarket premium menggunakan campuran logam
yang ringan namun kuat. Hal ini tentunya berimbas kepada harga jualnya.
Velg local menggunakan bahan yang masih tergolong lebih berat namun
harganya lebih terjangkau. Velg yang lebih ringan tentunya akan membuat
tarikan atau akselerasi yang lebih ringan pula.
- perhatikan offset velg yang
hendak dibeli. Semakin kecil offsetnya, ditandai dengan ET, maka velg
tersebut semakin lebar dan saat dipasang akan semakin keluar fender. Jika
kita memilih velg dengan offset yang terlalu lebar, maka hal itu bisa jadi
mengganggu karena fender mobil akan terkena ban yang bisa mengakibatkan
ban cepat aus, fender penyok dan rusaknya komponen kaki-kaki. Selain itu,
pada beberapa mobil, velg yang terlalu lebar bisa mengenai mangkuk
suspensi terutama saat berbelok. Untuk mengatasinya, biasanya digunakanlah
spacer atau adaptor, tetapi langkah ini tidak direkomendasikan untuk mobil
yang digunakan untuk kompetisi balap.
- Pertimbangkan soal kenyamanan
dan keselamatan. Menggunakan velg berukuran besar tentunya terlihat keren,
namun hal itu akan mengganggu kenyamanan saat berkendara. Velg lebar
membutuhkan ban yang berprofil tipis, sehingga mengurangi daya redam
terutama saat melewati jalan berbatu atau berlubang. Tetapi, velg dan ban
yang diameternya lebih besar juga memberikan manfaat terutama meningkatkan
handling. Hal tersebut terjadi karena permukaan ban yang menempel di jalan
atau aspal lebih besar.
- Jika ingin membeli velg bekas,
ada baiknya mengecek terlebih dahulu kondisi velg serta lubang bautnya.
Jangan membeli velg yang sudah retak atau penyok karena bisa membahayakan.
Raba dengan jari lubang baut dari velg tersebut, jika masih bisa merasakan
adanya ulir baut, maka bisa dibilang velg tersebut masih baik namun jangan
beli jika lubang baut sudah aus.

Komentar
Posting Komentar